Blog

  • Pertama kali ke luar negeri #1

    Ini adalah kali pertama nya bagiku jalan2 ke luar negeri Saat ini aku sedang berada di Airport
    Dubai sambil menunggu pesawat menuju Frankfurt Jerman pukul 14.10 waktu setempat, tujuan akhir
    adalah Hanover Jerman, tempat Yuni tinggal. Semalam aku berangkat dari Jakarta pukul 01.00
    dengan pesawat Emirates kelas ekonomi, yg kemudian berangkat menuju Bangkok. Perjalanan menuju
    Bangkok ditempuh dalam waktu 3 jam. Kemudian berangkat ke Dubai, tiba di Dubai pukul 10.15
    waktu setempat.

    Aku lumayan lama musti nongkrong di sini sekitar 5 jam (krn sudah kepotong ama waktu
    pemeriksaan di airport). Hingga saat ini, aku cukup terkesan dengan airport Dubai ini yang
    bener2 luas sekali, dan bisa dibilang mirip Plasa Senayan. Mirip Mall Awalnya mo coba2
    menghabiskan waktu dengan berbelanja oleh2, tp berhubung aku gak sempet tukar dollar utk
    terakhir kali nya, en stl liat2 ternyata harga di sini gak terlalu beda jauh ama harga “murah”
    di Indonesia, akhirnya aku putuskan utk beli pas perjalanan pulang aja. Terus aku mencoba
    menghabiskan waktu dengan berinternet, aku liat pemandangan sekitar, tak kulihat ada orang
    mengeluarkan laptop … jadi aku jg minder.

    En aku cari tempat semacam warnet … aku datengin en aku dikasih price 5 USD per jam, aku
    pikir masih ok lah dan niat awal mau coba 2 jam. Tapi setelah 1 jam, aku putuskan udah dulu
    aja, trus aku coba bayar … berhub aku punya pecahan terkecil 50USD si kasir coba minta uang
    yg lebih kecil, aku bilang aja kl pake euro brapa ya … oww 2.75e katanyawalaahhh koq jauh
    banget ya beda nya. Skrg aku lg di tempat menunggu, en iseng mengeluarkan i Book yg cantik,
    trus coba search for wifi connection, ahaaa! dapet! Namanya Max Spot, Wi Fi nya bandara Dubai
    en ternyata mereka lg kasih account gratis 30 haricihuuuyyy”You are now on line!

    You can now browse the internet for 43200 minutes. To end your session click on the log-out
    button. If you do not log-out your session will automatically end after 5 minutes of
    inactivity”Hohohohooo … en akhirnya aku pun bisa akses komputer di kantor dr sini Ok deh,
    sekian cerita ku saat ini. Bakal aku tulis lagi nanti kalo udah sampe di tempat Yuni sekitar
    jam 00.00 waktu Hanover.

    Doa’in aku ya supaya selamat, aman, en lancar2 aja di perjalanan. AMIN3x Popularity: 6%[?]

  • Selamat Datang ke Dunia, Keponakanku (yg ke-empat)

    Kabar gembira, Hari ini telah lahir keponakanku dari kakak ku Mas Dendy dan istrinya Mbak Hera
    pd pukul 9.47 WIB di Rumah Sakit Bunda. Keponakanku ini berkelamin perempuan dan kalo gak salah
    beratnya 3 kilo lebih, lewat operasi krn katanya terbelit 3kali oleh tali pusarnya.
    Alhamdulillah semua nya berjalan dengan lancar dan baik ibu dan si mungil sehat walafiat.
    Mudah2an malem ini orang tua nya sudah bisa memberi nama yang indah dan penuh arti untuk si
    bayi.

    Mudah2an kamu jadi anak yg pinter, cantik, sholeh, berbakti ama orang tua, dan berguna bagi
    nusa dan bangsa. AAMIIN 3x Selamat Datang ke Dunia ini, Keponakanku! Popularity: 3%[?]

  • Perlunya Memiliki External HD Case Firewire (Jangan USB) bagi Pengguna Mac

    Rasanya aku perlu membagi pengalaman tentang hal ini, meskipun ini sepele tapi apa yang aku
    lakukan ini telah menyelamatkan ku beberapa kali, baik dalam merecovery dari kehilangan data
    bahkan system (OS) gara2 kebanyakan eksperimen Satu lagi manfaatnya, aku jadi bisa
    bereksperimen dengan Linux on Mac dan Mac OS X 10.4 (Tiger) yang beta …. yaitu dengan
    memiliki External HD Case Firewire! Berdasarkan perhitungan duit yang aku lakukan, paling
    ekonomis adalah memiliki External HD case Firewire 3.5″ untuk HD/CDROM PC biasa (2.5″ itu
    ukuran HD laptop), dimana perhitungan total biaya cukup rendah. Harga untuk External HD Case
    Firewire + USB yang aku beli sekitar 400rb, tinggal beli HD 80GB atau DVD RW yang murah meriah,
    akhirnya kita punya DVD RW External dan HD External utk Laptop kita. Tip :#1 Rajin-rajin
    membackup seluruh partisi Data dan System ke HD external (clone HD), dengan bantuan Carbon Copy
    Cloner.

    Saran: 1 bulan 1x, rename partisi backup dengan tambahan timestamp dari waktu melakukan
    Backup, contoh: Mac OS_24Apr2005#2 Gunakan eksternal HD yang berukuran lebih besar dari HD yang
    ada di Mac, dan buatlah partisi untuk sisa HD yang berlebih. Ini bisa digunakan utk eksperimen
    install OS tambahan. Misal: Mac OS X backup (polos edition, gantinya startup disk), Mac OS X
    beta version, Linux, dll. Kalo kehilangan Data, pake Backup biasa (Network atau CD/DVD),
    rasanya gak ada beda nya ya?

    Nah gimana, kl seluruh sistem terbackup ? Sistem rusak? Tinggal copy langsung balik lagi pake
    Carbon Copy Cloner. Butuh darurat sekali, gak sempet buat nunggu hasil restore?

    Tinggal Boot aja via Firewire !!! Tuh kan praktis! Tetep aja ada beberapa kekurangan nya, 3.5″
    itu besar dan butuh external power alias beradaptor, berbeda dengan 2.5″. Knp Firewire?

    Tidak bisa kah dengan USB? Ada beberapa alasan :1. Mesin2 Apple hanya bisa melakukan
    alternatif Boot ke device Optic (CD/DVD), Network, dan Firewire. USB belum bisa!2.

    Kecepatan Firewire secara spesifikasi hampir sama dengan USB 2.0 tetapi secara praktek,
    performansinya lebih stabil dan cepat Nah sekarang tergantung temen2, pilih mana? Keluar duit
    dikit tapi aman, atau cuek aja Popularity: 6%[?]

  • Setting USB GSM Modem Itegno 3000 di Linux

    Barusan kelar setting Linux sbg SMS Gateway pake hardware nya GSM Modem USB Itegno 3000, kl
    pake Fedora Core 3, kernel standardnya udah siap pake krn sudah ada module PL-2303 (USB2Serial
    Prolific). Nah mengenai software, aku pake aplikasi yg nama nya SMS Server Tools. Testing pake
    GSM Modem yang Serial pake aplikasi ini … lancar … no problem, relatif gampang sekali.

    Sekarang yg jadi masalah adalah yg USB, selalu gagal pas init AT, selalu dibilang “Modem not
    Ready”. Baca2 FAQ nya dr SMS Server Tools emang dibilang bermasalah utk USB GSM Modem, bisa
    dibilang gak bisa jalan. Tp krn emang iseng dan gak mau cepet nyerah, akhirnya aku baca
    dokumentasi ttg configuration, en coba satu2. Ternyata membuahkan hasil, en sangat simple.

    Caranya adalah edit /etc/smsd.conf, tambahkan baris berikut di bagian Modem Device yang USB
    Itegno …baudrate = 115200Udah deh cuman gitu doank Moga2 ini membantu temen2 yg membutuhkan
    jg. Oya GSM Modem USB Itegno 3000 ini dibeli dengan harga sekitar 2jt tipis, bentuknya sangat
    mungil dan ringan, dan di dalamnya disertai Handsfree yg katanya sih bisa buat terima telpon,
    en asiknya lg bisa jalan di Mac OS X 10.2 en 10.3Popularity: 23%[?]

  • Tombol Penting saat boot Apple

    Beberapa tombol penting yang dapat membantu saat Apple boot-up (setidaknya G3 ke atas).
    Petunjuk penggunaan, tekan tombol berikut saat layar masih blank (hitam), dan lepaskan tombol
    tersebut jika sudah muncul gambar apel dan sesuatu yang melingkar/icon lain nya.tombol “C”,
    untuk boot ke CDtombol “Option”, untuk menampilkan pilihan device yang dapat di boot, misal
    Firewire/CD/HDtombol “Shift”, untuk masuk ke Mac OS X dengan Safe Modetombol “T”, untuk boot ke
    Firewiretombol “N”, untuk boot via Networktombol “Command-V”, untuk boot Verbose, menampilkan
    kernel message saat boot uptombol “Command-S”, untuk boot Single User Mode, biasanya digunakan
    untuk maintenance atau kegagalan sistemtombol “Command-Option-Shift-Delete”, untuk membypass
    boot dari HDtombol “Command-Option-P-R”, untuk mereset PRAM dan NVRAM, efek nya antara lain
    tanggal di apple ke-resettombol “Command-Option-O-F”, untuk masuk ke Open Firmware, BIOSnya
    Apple Apalagi ya … hemmm … nanti kl nemu, bakal aku update deh PS: Command itu sama dengan
    tombol yang bergambar Apel atau Segiempat yg ujung nya bulet2 gak jelas itu Popularity: 7%[?]

  • MacOS X 10.3.9 Update

    Berdasarkan info, update ini berisi tentang :- perbaikan dalam file sharing antara Mac dan
    Win- perbaikan juga untuk mail, safari dan stickies- tambahan kompatibilitas dengan third-party
    application dan perangkat lain- dan beberapa security updates sblm 10.3.9 ini Ayo buruan
    diupdate ya Dan Nantikan OS X Tiger segera di Mangga Dua dan Torrent2 terdekat Popularity:
    5%[?]

  • Merename HD di Mac OS X kalau sudah kekunci

    Sederhana saja! Buka terminalsu -dfliat yang / aja …
    perhatikan/dev/????contoh/dev/disk0s3diskutil rename /dev/disk0s3 Dicky G4ada yg bilang gini jg
    bisa ….diskutil rename / [Nama Baru]…. belum dicoba sih Popularity: 4%[?]

  • Menaikkan Limit Proses per UserID di MacOS X

    Mac OS X secara default memiliki limit proses per user id yang sangat kecil (bagi ku lho), krn
    kebutuhan sehari2ku membutuhkan sangat banyak console/terminal yang biasanya per terminal
    melakukan ssh ke beberapa server. Limit yg aku alamin adalah sekitar 25 Terminal dengan masing2
    melakukan ssh, atau sekitar 40-50 Terminal tanpa melakukan proses apa2. Pesan apakah yang akan
    diperoleh jika kita mencapai limit tsb :”fork: Resource temporarily unavailable”Setelah
    googling, akhirnya menemukansitus ini. Yang kurang lebih mengusulkan demikian *aku mengubah
    value nya, biar puas*buat file /etc/sysctl.conf dengan isi sbb
    :kern.maxproc=2048kern.maxprocperuid=20482048 adalah nilai max lho … gak perlu digedein
    lagitambahkan baris pada /etc/rc.common :ulimit -u unlimitedyang ini agak ribet ….# cd
    /System/Library/Frameworks/Application Services.framework/\Frameworks/Core
    Graphics.framework/Resources/# mv Window Server Window Server.origbuat file baru yg nama nya
    Window Server dg isi sbb :#!/bin/bashulimit -u unlimited/System/Library/Frameworks/Application
    Services.framework/\Frameworks/Core Graphics.framework/Resources/Window Server.orig “$*”lalu
    tambahkan permission pada file tadi :chmod a+rx Window Server Lalu silahkan reboot sistem Hasil
    yang aku dapet adalah : limit saat ini adalah dapat membuka 128 Terminal dan masing2 masih bisa
    membuka ssh. Peningkatan sekitar 150% dari limit sebelumnya.

    Selamat mencoba! Popularity: 5%[?]

  • Sedikit Tip untuk Mengoptimalkan MacOS X

    Sistem terlalu berat ato lemot ? Memori kurang ? Upgrade donk !!! Heheheheee Upgrade hanya
    dilakukan jika kita punya kebutuhan melebihi dari yang udah ada skrg.

    Tp kl sistem lemot or keabisan memori pdhl aplikasi yg running jg biasa2 aja …. ayo dioprek!
    Buang Services yang tidak dibutuhkan (tiap orang mungkin berbeda ya)- Bikin dulu directory
    /Disabled_Startup Items- Lalu masuk ke directory /System/Library/Startup Items dan
    /Library/Startup Items- nah dari sini, pindahkan apa2 yang dianggep gak perlu, contoh: Postfix,
    Apple Share, LDAP, NIS, Portmap, SNMP, Remote Desktop Agent, m DNSResponder, BIND, NFS- contoh
    :mv /System/Library/Startup Items/LDAP /Disabled_Startup Items/- dan seterusnya Menaikkan
    Ukuran Standard Swap File- by default swapfile yang dibuat adalah : file pertama 64MB, jika
    kurang maka dibuat file kedua 64 MB, ketiga 128MB, dan keempat 256MB, selanjutnya belum pernah
    kesampean- mengubah size standardnya adalah dengan cara mengedit file /etc/rc, cari baris yg
    berbunyi :”dynamic_pager -F ${swapdir}/swapfile”lalu ubah menjadi”dynamic_pager -S 819200000 -F
    ${swapdir}/swapfile”dgn asumsi file swap lsg dibuat 800MB, ukuran dalam bytes ya Bikin swap
    partisi khusus- jauh lebih baik lagi jika swap file ini dipisahkan partisinya dari sistem,
    terpaksa partisi ulang harddisk kamutambah harddisk, menurut info yg belum dibuktikan ukuran
    swap sekitar 500MB utk Mac OSX masih memadai, saran ku sih …. kasih aja 1GBnah dengan partisi
    terpisah, apa yang musti dilakukan … ubah lokasi penempatan swapfile : edit file /etc/rc cari
    baris yg berbunyi :”swapdir=/private/var/vm”ubah menjadi :”swapdir=/Volumes/Swap” (nama Swap
    diganti dengan nama partisi yang khusus dibuat utk swap)Popularity: 5%[?]

  • Mengaktifkan Login “root” di MacOS X

    Pertama2 adl mengaktifkan dan menugaskan password (by default, login ini dinonaktifkan) :Buka
    Finder – klik Applications – Utilites – Netinfo Manager (jalankan)Pilih di menu : Security –
    Authenticate – masukkan password login Mac OS X kamu Pilih di menu : Security – Enable Root
    User – masukkan password untuk login root (lebih baik beda dengan login Mac OS X)Nah sekarang
    coba buka Terminal, lalu ketikan : “su -“, masukkan password utk root yg tadi sudah dibuat.
    Tadaaaa …. sekarang kamu sudah menjadi “root” / “superuser”. Berhati2lah … Waspadalah …

    Waspadalah ! Popularity: 5%[?]