Author: massaint

  • Bug di Firefox ? Tolong masukannya …

    Guys,baru aja aku menemukan fenomena yang baru sekali ini terjadi. Lingkungan ditemukan : Win
    XP Prof SP2, Firefox versi 1.0Saat ini aku sedang membuat web application yang salah satu
    barisnya berisi :tetapi yg
    dihasilkan oleh Firefox, jika dilihat di sourcenya menjadi:Hal demikian tidak terjadi pada penggunaan petik satu ( ‘ )dan yang ini baik2 saja.akhirnya aku
    gunakan solusi:Dodol emang, ngeselin,
    udah capek2 bongkar script, taunya Firefox nya yg kayak gini … Sebenernya ini : aku yg gak
    tau aturan yg bener, atau firefox nya yg salah ?

  • Nomor Darurat di Handphone

    Mungkin semua udah pada tau, tp aku tau secara pasti baru2 saja stl nyari2 sendiri. Bahwa
    sebenernya ada 3 nomor darurat yg disiapkan oleh handphone yang bisa kita dial di kondisi
    handphone terkunci sim, phone atau key (sim lock/phone lock/key lock). Nomor-nomor tersebut
    adalah :11291108Setidaknya ini adalah 3 nomor darurat yang disiapkan oleh Sony Ericsson di seri
    P900. Ada yang udah pernah nyoba, apakah nomor darurat ini emang bisa dimanfaatkan di
    Indonesia?

    Popularity: 9%[?]

  • Hati2 dengan Auto Update di Linux!

    Waktu aku dalam perjalanan ke Jogja, aku mendapat telpon dari kantor bahwa backup server yg
    baru aku pasang bermasalah. Yang tampil saat bootup:Switching to new rootexec of init
    (/sbin/init) failed !!!: 2umount /initrd/dev failed: 2kernel panic – not syncing: attempting to
    killi init !

    Setelah melihat masalahnya dan googling untuk mencari apakah ada orang lain yg bermasalah
    sama, ketemu ini dehblognya l33t. Pd awalnya aku menduga krn ada upgrade kernel, tp setelah
    membaca blognya l33t … aku lsg memeriksa directory /lib … dan ternyata gak cuman 1 file yg
    hilang sepertinya yg dialami l33t tapi banyak!

    Akhirnya aku lsg mengambil kesimpulan bahwa ini disebabkan “gagal upgrade glibc”! Solusi :-
    Boot pake CD FC3 Disc #1- Masuk ke Rescue Mode- Aktifkan Network Device- scp
    -proot@somewhere:/lib/*/mnt/sysimage/lib/- reboot- masuk ke sistem normal- lakukan rpm -ivh
    –force glibc-2.3xxx.rpm glibc-common-2.3xxxx.rpm- reboot sistem sekali lagi- akhirnya sistem
    kembali pulih Inilah gara2nya pake yum -y update ditaroh di crontab Korban yg tercatat 2
    komputer, satu server dan satu workstation. Anehnya gak semua workstation mengalami problem
    ini, pdhl semuanya pake yum update juga, termasuk satu server lagi. Ada yg mengalami hal yg
    serupa ?

    Popularity: 5%[?]

  • What kind of Evil?

    Popularity: 3%[?]

  • What kind of Anime/Manga are you?

    You are a ray of sunshine; a glorious combination of hilarious humour and heartfelt
    tenderness. Although your lighthearted comments may be misunderstood, you are still a favourite
    amongst your friends. What Kind Of Anime/Manga Are You? Popularity: 3%[?]

  • Catatan Perjalananku ke Jogja

    Selama 3 hari (Rabu sore – Sabtu malam), aku berada di kota Jogja, yang dikenal sebagai kota
    Gudeg dan kota Pelajar. Kunjunganku kali ini karena diajak keluargaku untuk berekreasi bersama,
    dan kebetulan juga aku lg jenuh dengan pekerjaan di kantor, yg secara “de facto” bahwa aku
    belum pernah cuti ato merasakan yg nama nya liburan kantor dalam setahun terakhir ini, bahkan
    secara “de yure” cutiku masih tersisa 5 hari dari tahun sebelumnya (lebih banyak krn terpotong
    cuti masal). Hari #1Perjalanan dimulai pada hari Rabu pagi jam 8.15 dari stasiun Gambir dengan
    menggunakan kereta Taksaka. Entah bagaimana, kereta ini sangat mengecewakan … mulai dari rem
    kereta yang selalu bikin kaget penumpang (terutama penumpang yg latah), kondisi gerbong yg
    terlihat hasil sulap dari gerbong bisnis dan tidak terawat (banyak kaca jendela yg retak), tv
    kereta yang mati, pelayanan petugas kereta yg mengecewakan krn tidak mau memberikan 7 porsi
    jatah makan kami langsung, padahal secara resmi telah membeli 7 tiket kursi (5 dewasa 2
    anak-anak) tapi kami secara nampak mata hanya menggunakan 5 kursi (krn anak2nya bobok
    dipangku), dan yang paling parah adalah petugas kebersihan yang sangat malas sekali.

    Tetapi kereta tiba di Jogja tepat waktu, kurang dari jam 5 sore sudah tiba di stasiun. Di
    stasiun, kami sudah ditunggu oleh teman papaku, kalo tidak salah Pak Hendro namanya. Kami
    langsung diantar ke hotel yang sudah dipesan jauh hari, yaitu hotel Melia Purosani yang
    letaknya sangat berdekatan dengan stasiun kreta dan jalan Malioboro.

    Setelah check-in dan beristirahat, kemudian kami memutuskan untuk mencari makan bersama
    (sekitar pukul 18.30). Namun hujan yang mengguyur kota Jogja sejak kami tiba, tidak kunjung
    reda sehingga niat untuk berjalan kaki ke Malioboro utk makan pun dibatalkan dg pertimbangan
    kesehatan keponakan2ku. Aku dan kakakku (Mas Ivon) pergi dengan becak dekat hotel untuk mencari
    makan, berdasarkan informasi pak becak, malioboro belum mulai jualan pada jam 18.30an itu dan
    kami percayakan pada pak becak untuk membawa kami ke tempat makan yg sejenis malioboro.
    Tempatnya agak sedikit jauh dari hotel, tetapi pilihan, harga dan rasanya cukup memuaskan.

    Kami memesan : ayam goreng, babat, paru, empal, ati ampela, soto sulung, yang paling enak
    adalah sambel nya! Top ! Kemudian aku dan kakakku kembali ke hotel, dengan membayar 15rb kepada
    pak becak (yg belakangan aku tahu bahwa 15rb terlalu mahal, mustinya paling banter 10rb dengan
    jarak tempuh relatif msh dekat dan beban angkut 2 buah gajah). Acara dilanjutkan dengan acara
    makan malam, ngobrol2, istirahat dan tidur Hari #2Kamis pagi, semua orang bangun sangat pagi
    sekitar jam 6teng dan sudah siap2 untuk mencari sarapan sekitar jam 6.30.

    Kami semua turun dari kamar, berjalan kaki ke Maliobro, dan memutuskan naik becak dan minta
    diantarkan ke tempat gudeg. Setelah tawar menawar (5rb per becak pulang-pergi Malioboro-Jl
    Plengkung-Hotel x 3 becak), kami diantarkan ke tempat yg bernama Gudeg Kendil Plengkung. Di
    sini kami sedikit kecewa, krn harga makanan dan minuman yg ditawarkan sangat mahal dan rasanya
    pun tidak sepadan, bahkan bisa dibilang masih dibawah rata2, gudegnya sendiri masih kalah ama
    gudeg murmer yg biasa aku beli di pinggir jalan Tendean Lalu kami kembali ke hotel dan menunggu
    hingga jam 9an krn kami sudah dijanjikan akan dipinjami mobil+supir oleh temannya papaku (pak
    hendro).

    Setelah mobil datang, tujuan pertama kami adalah candi borobudur. 10 menit sebelum tiba ke
    candi, ternyata hujan turun yg menyebabkan kita tidak bisa turun dan berfoto2 di candi
    borobudur, pdhl aku dari kecil belum pernah tuhdan sekarang jarak candi dan tempat parkir mobil
    pun cukup jauh, dihalangi oleh kios2 penjaja kerajinan tangan … sangat disayangkan, apalagi
    buat keponakan2ku. Kami keliling2 sebentar di sekitar daerah parkiran, karena saat kami mencoba
    menyusuri pinggiran area candi terhalang oleh pohon rubuh akibat hujan. Tujuan berikutnya
    adalah Kali Urang, tempatnya temen papaku.

    Dalam perjalanan menuju kaliurang, kami menyempatkan untuk membeli oleh2 makanan khas jogja
    dan sekitarnya, seperti wajik. Ternyata temen papaku ini punya bisnis rumah makan di kaliurang
    dan kami tiba di sana sekitar jam 12an, namanya Langen Sekar Resto. Terus terang aja, rumah
    makan pak hendro ini gak kalah ama rumah makan besar yang ada di jakarta atau bandung! Suasana
    tempatnya nyaman dan sejuk, Masakannya enak dan harganya itu lho … setengah dari harga gudeg
    kendil yang rasanya ampun2an(bahkan beberapa menu ditawarkan dengan harga yg sama biasanya
    ditawarkan di warung nasi)Aku rekomendasikan untuk temen2 yg main ke Jogja, utk makan di rumah
    makannya pak hendro … !

    Jenis masakan yg ditawarkan : seafood, chinese food, dan masakan tradisional … ya mirip ama
    Dapur Sunda dkk lah. Selesai makan, kami diajak berputar di kaliurang … sayangnya masih hujan
    juga. Kemudian kami turun kembali ke kota, dan mulai berbelanja oleh2 seperti kaos, batik, tas,
    dll.

    Tidak lupa kami mampir ke soto kadipiro, meskipun aku tidak ikut mencicipinya, tapi aku masih
    ingat rasanya yg memang nikmat dan harganya yg lumayan murah Lalu kami kembali ke hotel sekitar
    jam 6an dan beristirahat, makan malam dan tidur. Hari #3Bangun pagi sekitar jam 6, dan langsung
    menuju restaurant hotel untuk menyantap sarapan pagi, kecuali akukrn masih pengen menikmati
    pagi hari di kamar dan pengen mandi dengan santai Sekitar jam 9an, kami memutuskan untuk jalan2
    … dan tujuan pertama adalah naik andong / dokar krn keponakan2ku sudah gak sabar untuk
    menaikinya. Kebetulan sekali, begitu kami keluar dari hotel langsung ada andong yg lewat. Kami
    naik andong dan becak, karena hanya ada 1 andong dan tidak bisa memuat kami bertujuh.

    Tujuan naik andong adalah keliling kota Jogja termasuk keraton. Tetapi kembali dikecewakan,
    oleh kelakukan tukang andong dan becak yang cenderung seenaknya. Kami dipaksa untuk turun dan
    melihat toko2 yg menjual kaos dagadu dan batik, pd awalnya sih kami ikutin aja krn kami memang
    masih penasaran dengan lokasi penjual kaos dagadu yg murah (hingga akhir perjalanan, aku
    mencatat harga kaos dagadu rata2 dijual 40rb), tapi saat kami meminta diantar keliling kota dan
    ke penjual bakpia pathok 75 di jalan pathok, si tukang andong dan becak ini seperti yg gak mau
    mengantar ke tempat yg kami pengenin, malah mengantar ke tempat penjual bakpia pathok 75 yg
    lain dan memaksa ke tempat batik. Pdhl di sore hari nya, kami diantar oleh supir pak hendro ke
    jl pathok, jalannya bersebelahan dengan tempat yg dipaksakan oleh si tukang andong.

    Huwarakadah! Kami minta diantarkan kembali ke jalan Malioboro, dan kami berjalan kaki
    menyusuri jalan tsb sambil mampir2 dan berbelanja … cihuyyy! Mustinya yg cihuy kan temen2ku
    yg minta oleh2Lalu sebelum kembali ke hotel, kami mampir ke mal yg aku gak tau namanya yg
    nempel dengan hotel Ibis. Di sana beli mainan utk keponakanku dan makan mie baso yg cukup mahal
    dan rasanya sangat biasa saja!

    Nama tempatnya Mie Nusantara. *not recommended*Kami kembali ke hotel sekitar pukul 11.20, dan
    tinggal beberapa saat menjelang sholat jumat. Para lelaki, minus keponakanku, pergi sholat
    jumat ke mesjid yg letaknya seberang hotel. Agenda berikutnya adalah naik mobil pinjeman pak
    hendro yang bakal dateng jam 3, dan meneruskan sisa agenda rekreasi sampe pulang ke stasiun
    kereta. Sambil menunggu jam 3, aku tidur siang yg cukup sukses meskipun diganggu ama
    keponakan2ku terus Begitu mobil datang, kami beberes kamar, check out, dan langsung menuju ke
    Candi Prambanan.

    Cuaca sangat mendukung, sedikit mendung tapi tidak hujan. Kami tiba di Prambanan yg relatif
    sangat sepi, dan menikmati jalan2 dan foto2 di area candi. Tak terasa waktu sudah jam 6an, dan
    kami pun pulang menuju stasiun. Tetapi kami mampir dulu ke Rumah Makan Suharti untuk makan
    malam bekal perjalanan.

    Harganya gak jauh beda ama yang di Jakarta atau Bandung, meskipun masih relatif lebih murah.
    Akhirnya kami diantarkan di stasiun kereta, tepat waktu 19.15 … kereta berangkat jam 19.30.
    Beruntunglah kereta yang kami naiki ini jauhhh…jauuuhhh lebih baik dari kereta waktu ke
    Jogja, meskipun sama2 Taksaka. Semua nya jauh lebih baik: gerbong, rem, pelayanan, tv, dan
    kebersihan.

    Ya demikian perjalananku 3 hari di Jogja! Beberapa catatan dan kesimpulan:GPRS di Jogja (baik
    IM3 dan Satelindo) sangat payah! Sinyal ada tapi lemot sekali, bahkan kadang2 gak bisa konek
    internet. Jangan naik becak dekat hotel, krn mahal Jangan mudah percaya ama tempat2 yg
    ditunjukkan oleh tukang becak atau andong, usahakan udah tau tempat2 yg bagus utk membeli
    barang2 cinderamata Tidak ada hoka-hoka bento di jogja Capem BCA jauh lebih dikit dari Bukopin
    … *apa coba hubungannya*Delivery service utk makanan masih sedikit, dan sepertinya maks sampe
    jam 8malam Kl ke rumah makan, liat harganya dulu.

    Mahal belum tentu enak, malah biasanya gak enak Harga batik keris di jalan malioboro sama aja
    ama di counternya di airport Solokayaknya belum ada Starbucks juga ya Kl sempet, mainlah ke
    restorannya pak hendro! di kaliurangdijamin puas deh! Gak ketemu Mas Roy! Hi Roy! Popularity:
    5%[?]

  • What kind of blogger are you?

    You Are a Pundit Blogger! Your blog is smart, insightful, and always a quality read. Truly
    appreciated by many, surpassed by only a few. What kind of blogger are you?

  • Tarif Telpon Mobile (dari Majalah Selular)

    Tarif Telpon Per Menit Pasca Bayar Kartu Halo: Airtime (325/406), ke PSTN (450/501), ke Tsel
    (650/813), ke OP lain (775/938)Matrix: Airtime (325/406), ke PSTN (450/531), ke SATC (650/813),
    ke OP lain (775/938)Xplor (XL): Airtime (325/406), ke PSTN (337/530), ke XL (325/810), ke OP
    lain (581/935)M3 Bright: Airtime (325/406), ke PSTN (450/531), ke IM3 (650/813), ke OP lain
    (775/938)Fren M8: Airtime (325/406), ke PSTN (450/531), ke M8 (650/800), ke OP lain
    (775/938)Star One: PSTN (195 per 2mnt/195 per 1.5mnt), seluler lokal (450/531)Flexi: PSTN (250
    per 2mnt/ 250 per 1.5mnt), seluler lokal (450/535)Esia: PSTN ( 125 per mnt -> 1 unit = 30 detik
    )- Tarif (xxx/yyy) maksudnya xxx -> tarif peak time (08-22), yyy -> tarif off peak (22-08)-
    Kartu Halo, IM3, Fren M8: 1 unit = 20 detik- Matrix: 1 unit = 6 detik- XL : 1 unit = 1 detik
    Kesimpulan: Untuk pasca bayar, pilih Xplor XL dan telponlah pd jam 22.00-08.00 atau Esia/Star
    One kalo doyan CDMASMSKartu Halo: 250/500Simpati: 350/600Kartu As: 300/1000Mobile 8 Pasca
    Bayar: 250/500Mobile 8 Pra Bayar: 350/500Matrix: 300/300Mentari: 350/350IM3 Bright: 250/250 (ke
    XL: 350)IM3 Smart: 350/350XL Xplor: 250/500XL Jempol: 299/499 (sesama XL: 99)XL Bebas:
    350/500Star One: 250Esia: 250 (sesama Esia: 150)Catatan:- Tarif (xxx/yyy) maksudnya xxx -> sms
    dalam negri, yyy -> sms internasional Kesimpulan: SMS paling murah IM3 Bright / Star One /
    Esia*harap sabar untuk operator atau jenis kartu atau service lainnya, krn majalahnya lagi
    dipinjem orang pas lg nulis ini*Popularity: 7%[?]

  • MDADM pengganti RAIDTOOLS

    Hari ini ceritanya aku menginstall server backup untuk nggantiin yang lama Seperti udah jadi
    kebiasaan , semua yang aku kerjakan seperti sudah terpola … step-by-step. Tetapi ! Pas lagi
    mo configure raid, aku nemu sesuatu yang aneh … kelar bikin/etc/raidtab, coba
    jalaninraidstart… lho koq gak ada. Coba install via yum …. “yum -y install raidtools”,
    nihil !

    Tidak ada paket yg bernama raidtools… Nah lho… Coba search difr2.rpmfind.net/linux/RPM,
    keyword/sbin/raidstart… ditemukan raidtools hanya untuk FC2, tidak ada paket utk FC3.
    Googling… keyword “raidstart fedora core 3” … ditemukan beberapa hasil dengan kesamaan kata
    “mdadm”.

    Lalu langsung jalanin “man mdadm”, krn terlalu singkat dan kurang jelas, akhirnya Googling dg
    keyword “tutorial mdadm” … hasilnya lumayan memuaskan, dan salah satu nya yg bermanfaat
    adalah link berikut :http://www.networknewz.com/2003/0113.htmlmdadm : aplikasi yang digunakan
    untuk membuat, mengatur dan memonitor Linux MD (software RAID). Sedikit gambaran tentang mdadm
    ini:dia tidak tergantung dengan config file (/etc/mdadm.conf)mudah dan simple Hanya 4 langkah
    untuk membuat software RAID dengan mdadm:siapkan partisi yang akan di-RAID (contoh: dg fdisk),
    lalu reboot jika diperlukanjalankan mdadm utk membuat array RAIDnya ( = bikin /etc/raidtab +
    raidstart )contoh:mdadm –create –verbose /dev/md0 –level=0 –raid-devices=2 /dev/sdb1
    /dev/sdc1mkfs.ext3 /dev/md0tambahkan ke /etc/fstab dan mount ke sebuah direktori (atau lsg
    mount aja)Sederhana dan mudah bukan ? Popularity: 4%[?]

  • Which Fantasy/SciFi Character Are You?

    Galadriel Possessing a rare combination of wisdom and humility, while serenely dominating your
    environment you selflessly use your powers to care for others. Even the smallest person can
    change the course of the future. Galadriel is a character in the Middle-Earth universe.
    Popularity: 4%[?]